Tolak berikan duit, seorang Mahasiswa dibacok preman

Tolak berikan duit, seorang Mahasiswa dibacok preman

Tolak-berikan-duit,-seorang-Mahasiswa-dibacok-premanBURITITA.COM – Seorang lelaki dalam kondisi mabuk membacok mahasiswa bernama Febriyanto. Lelaki berinisial AL yang dipenuhi tatto di sekujur tubuhnya itu nekat membacok gara-gara Febriyanto enggan memberikan sejumlah uang.

Peristiwa itu terjadi di kawasan Taman Kantor Bupati Katingan, Jalan Tjilik Riwut, Kelurahan Kasongan ‎Lama, Kecamatan Katingan Hilir, Kabupaten Katingan, Senin (4/7) sore sekitar pukul 15.45 WIB. Saat Febriyanto sedang beristirahat bersama temannya di Taman tersebut, secara tiba-tiba dia didatangi AL yang hendak memalak dengan meminta sejumlah uang.

Febriyanto mengatakan bahwa ia tidak mempunyai uang untuk diberikan. Namun AL bersikeras meminta uang, bahkan sampai langsung menggeledah tubuh Febriyanto untuk mencari uang dan berhasil menemukan uang di pakaian korban.

Namun rupanya mangsa AL tetap enggan menyerahkan uang kepadanya. Kala itulah dia langsung memukul Febriyanto hingga tersungkur dan kemudian melanjutkan aksinya dengan menggigit lengan kanan korbannya.

Korban sempat melakukan perlawanan dengan mendorong AL sampai terjatuh juga. Setelah terjatuh, AL semakin marah lalu mengambil sebilah senjata tajam jenis ladok (pisau pemotong ikan) yang disimpan didalam jok sepeda motornya. Ia langsung mengayunkan ladok tersebut ke arah‎ muka Febriyanto.

Febriyanto sempat menangkis sabetan Ladok tersebut sehingga mata senjata tajam itu mengenai bagian kepala sebelah kiri dan jempol tangan sebelah kiri. Karena panik Febriyanto langsung pergi dari tempat kejadian perkara (TKP) dan melaporkan peristiwa yang dialaminya kepada aparat Polsek Katingan Hilir.

Mendapat laporan tersebut, petugas yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Iptu Setyo Sidik Pramono segera mencari keberadaan pelaku berdasarkan identifikasi bahwa pelaku memiliki ciri-ciri banyak tatto di sekujur tubuhnya. Alhasil, pelaku ditangkap selang tiga jam dari waktu kejadian.

Kapolsek Setyo mengatakan, pihaknya menangkap pelaku yang saat itu bersiap-siap melarikan diri menuju Kota Palangka Raya. Saat ini, ujar Kapolsek, tersangka dan barang‎ bukti sudah diamankan di mapolsek setempat guna menjalani proses sidik lebih lanjut.

“Kejadian seperti ini menjadi perhatin serius polisi. Kegiatan-kegiatan yang meresahkan masyarakat akan ditindak tegas. Karena ini merupakan prioritas program kerja Polri, yaitu antara lain pemberantasan premanisme, narkoba dn tindak kriminalitas jalanan atau begal,” kata Kapolsek, Sabtu (9/7), dua hari lalu.(bn)

Leave a Reply

*