Indonesia impor bandwidth hingga capai angka 3,2 triliun rupiah
BURITITA.COM – Direktur e-Business, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), Azhar Hasyim, berpendapat, bahwa di era digital ini sudah sepantasnya semangat nasionalisme perlu ditegakkan.
Tujuannya agar Indonesia tak hanya dijadikan sebagai pasar bagi produk global. Dia pun mencontohkan, betapa besarnya bangsa ini mengimpor bandwidth dari luar yang besarannya mencapai 1,6 Tbps atau sepadan dengan nominal Rp 3,2 triliun.
“Saya paham sekarang era cloud dan lainnya. Tapi nasionalis sedikitlah, apa semua mau keluarin duit buat bayar ke negara asing hanya untuk hosting dan data center?” tegasnya saat acara diskusi yang bertema Sharing Economy, Disruptive or Solution di gelaran Indonesia Cellular Show 2016 (ICS), Jakarta, seperti dikutip merdeka.com (4/6).
Azhar berharap, Indonesia tidak hanya mengimpor bandwidth semata. Tetapi bisa menjadi pemasok bandwidth bagi negara-negara lain. Dicontohkannya, Tiongkok menjadi pengekspor bandwidth hingga mencapai 1,5 Tbps karena aplikasinya banyak diakses negara luar.
“Singapura, Malaysia, Brunei saja bangun data center untuk dorong jadi hub. Kita ada regulasi, tolong dibaca dan dipahami serta dijalankan. Ini saya menggugah nasionalisme pemain aplikasi karena mereka akan banyak dan terus tumbuh. Ayo kita stop impor, tetapi ekspor bandwidth keluar negeri,” katanya.(BRT)
Penulis : redaksi
Judul : Indonesia impor bandwidth hingga capai angka 3,2 triliun rupiah
Ahh yang bgini mo tunggu akang mania