Web Hosting
DPR-desak-BPOM-umumkan-RS-pengguna-Vaksin-Palsu

DPR desak BPOM umumkan RS pengguna Vaksin Palsu

DPR-desak-BPOM-umumkan-RS-pengguna-Vaksin-PalsuBURITITA.COM – Terkuaknya peredaran vaksin palsu membuat semua pihak khawatir. Pasalnya, vaksin palsu tersebut beredar di sejumlah wilayah Indonesia sudah lebih dari 13 tahun.

Komisi IX DPR Saleh Partaonan Daulay mendesak Kemenkes dan BPOM mengumumkan rumah sakit, klinik, apotek dan toko obat yang menjadi jalur peredaran vaksin palsu ini.

“Langkah yang penting untuk dilakukan oleh pemerintah, mengumumkan nama-mana fasilitas pelayanan kesehatan yang diduga pernah menggunakan vaksin palsu. Sampai tadi malam, BPOM menyebut ada 28 institusi kesehatan yang diduga pernah menggunakannya,” kata Saleh, Rabu (29/6).

Mendalami peredarannya, Saleh meminta fasilitas kesehatan seperti rumah sakit maupun Puskesmas mendata ulang pasien yang pernah melakukan vaksinisasi. Dia yakin hal itu mudah dilakukan karena rekam medik pasti dimiliki setiap fasilitas kesehatan.

“Setelah itu, pemerintah didesak untuk melakukan pendataan berapa orang anak di masing-masing institusi kesehatan itu yang diimunisasi dengan vaksin palsu. Pendataan ini sangat penting agar diketahui jumlah dan siapa saja yang akan diimunisasi ulang,” terang Politikus PAN ini.

“Kalau pemerintah serius, data-data itu pasti didapatkan. Di setiap rumah sakit dan poliklinik, data pasien selalu ada. Apalagi data imunisasi, itu selalu tercatat karena ada beberapa kali pemberian vaksin yang dilakukan bagi anak-anak,” imbuhnya.

Dengan demikian, data para korban vaksin palsu bisa dijadikan dasar untuk melakukan pemberian vaksin ulang. Dengan catatan, pemerintah harus menggaransi tidak ada lagi peredaran vaksin palsu.(mc)

Penulis :

Judul : DPR desak BPOM umumkan RS pengguna Vaksin Palsu

Tinggalkan Balasan