Web Hosting
Kisruh-dugaan-penyelewengan-dana-pembangunan-Mesjid-di-Bintauna-tak-berkesudahan

Kisruh dugaan penyimpangan dana Mesjid di Bintauna tak berkesudahan

Kisruh-dugaan-penyelewengan-dana-pembangunan-Mesjid-di-Bintauna-tak-berkesudahanBURITITA.COM – Kisruh pembangunan mesjid Al-Iman, Bintauna Pante, Bolaang Mongondow Utara, nampaknya tak berkesudahan. Pasalnya, anggaran yang seharusnya digunakan membangun rumah ibadah tersebut, diduga masuk kantong pribadi.

Kisruh ini menyeruak lantaran uang dari para donatur yang mestinya disetorkan pada bendahara, agar dalam laporan pertanggungjawabannya jelas, namun sampai saat ini tidak pernah diterima oleh bendahara secara keseluruhan.

“Ada kwintansi kosong, dan itu disampaikan oleh Bapak Samuel ke saya, “ungkap Asratun Daeng Maladja selaku pengawas keuangan pembangunan mesjid.

Maladja juga mengataan, pendapatan dari kantin pembangunan mesjid pun tidak sesuai dengan laporan yang disampaikan ke Kesbangpol guna mendapatkan izin pengumpulan dana.

“Seharusnya Kesbangpol, terlebih dahulu meneliti laporan keuangan, karena sangat besar indikasi penyimpangan terhadap dana pembangunan itu,” papar Maladja.

Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Drs. Thamrin Moh Daun kepada burtita.com (15/6), mengatakan, terkait dengan hal tersebut, itu bukan kewenangannya. Pihaknya hanya sebetas mengeluarkan izin pengumpulan dana pembangunan mesjid saja.

“Soal itu, bukan rana kita, yang paling tepat untuk menyelidiki hal itu Inspektorat atau pihak berwenang lainnya, karena ini sudah soal perhitungan angka-angka keuangan,” kata Thamrin yang akrab disapa papa Dinda.

Dirinya bahkan mengaku prihatin, mesjid yang sejatinya tempat untuk menunaikan ibadah tersebut harus diributkan. Ia bahkan mengaku akan segera menurunkan tim guna mengfasilitasi kisru yang terjadi.

“Mesjid ini kan tempat suci, sayang kalau harus hanya terus-terusan meributkan dugaan penyimpangan dana. Intinya mesjid sudah bisa digunakan untuk beribadah, itu saja,” tutup Thamrin.(Fit)

Penulis :

Judul : Kisruh dugaan penyimpangan dana Mesjid di Bintauna tak berkesudahan

Tinggalkan Balasan